Langsung ke konten utama

Informasi oh Informasi

Capek.. mungkin bisa dibilang seperti itu. Seharian di kampus tiap hari kerjaanya. Entah itu banyak kerjaan atau saya yang cari kerjaan.

Seperti tadi, setelah ujian tengah semester Sosiologi yang membuat saya melakukan mengarang bebas harus dilanjutkan dengan melakukan wawancara membantu teman. Sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai koordinator untuk buletin ESCAPE PRIMA, unit kegiatan mahasiswa yang saya ikuti.
Ternyata mencari berita dengan melakukan wawancara itu melelahkan juga. Karena banyak sumber yang ingin dimintai keterangan, seputar tema yang diangkat yaitu tentang UTS di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.

Banyak yang kita wawancarai dalam membahas tema kali ini. Tema yang kita angkat untuk buletin kami adalah "mengukur kualitas mahasiswa dari UTS". Respon wawancara yang didapatkan pun beragam. Mulai dari mahasiswa baru yang kita wawancarai berpendapat bahwa "UTS berbeda dengan saat SMA, dan cara mengerti soal soal tersebut serta menjawabnya pun berbeda pula. Cara belajarnya biasanya saya melakukan diskusi. Menjawab soal UTS pun berbeda beda, sesuai karakter dosennya, ada yang minta 3 lembar untuk menjawabnya." Ujar Ahmadi mahasiswa D3 Perpajakan.
Ada juga pendapat para mahasiswa lama yang kami temui " soal UTS dari tahun ke tahun ya berkembang." Komentar para mahasiswa AN 2007.
Kami juga melakukan wawancara dengan penjaga UTS mengenai pendapat UTS kali ini. "Ini kan sesuai surat edaran Dekan untuk penjagaan UTS. Untuk segala tindak kecurangan yah para penjaga sudah mengerti tentang tingkah laku para mahasiswa. Kita kan masih punya hati kasian sama mahasiswa, paling kita tegur dulu kalau ga bisa yah masuk berita acara" seperti yang diungkapkan penjaga UTS.
Setelah dari itu kita langsung bersiap-siap untuk mewawancarai lagi. Sebenarnya kita ingin mewawancarai dosen atau kepala jurusan. Tapi berhubung banyak yang tidak ada di tempat, akhirnya berubah haluan menjadi mewawancarai pembantu dekan III yang menangani kemahasiswaan. Di sini menurut saya, yang menguak banyak permasalahan UTS tersebut. Jujur saya sendiri merasa bodoh, berhadapan dengan beliau. Banyak ilmu yang saya ambil dan harus saya pelajari lagi. Seharusnya saya bisa menggunakan banyak kata, tapi entah kenapa justru saya yang diputar balikkan oleh kata-kata.
Hasil wawancara yang saya lakukan mengenai UTS tersebut banyak juga yang menjurus ke banyak hal yang masih berhubungan. Inti yang saya tangkap adalah ilmu yang bermanfaat. Entahlah saya sendiri belum berani berkata-kata untuk beliau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hilang

Jummat malam 19.09 Entah apa yang akan terjadi kedepannya. Akankah tetap seperti ini Hanya seorang penikmat drama turgi yang tetap enggan melepas makeup, demi eksistensi diri. Demi pengakuan, demi...rasa untuk hidup itu ada.  Semua menjadi semu, penuh kebohongan yang telah diperbuat. Topeng yang selalu dipoles dengan dempul bernama senyuman. Topeng yang selalu menebarkan senyum... dan topeng yang terus menebal sampai menghilangkan wujud aslinya sendiri. Dia hanya ingin ada di dunia ini. Dia hanya ingin hadir diantara setiap drama yang dipentaskan. Dia hanya ingin melepas segala atributnya.  Dia hanya ingin sendiri.. dan menikmati hidup tanpa harus membawa beban bernama kepalsuan. Setiap pentas yang menjadikan dirinya pemeran utama, selalu dilakoni dengan sepenuh jiwa tanpa hati, tanpa perasaan. Menghilang hanya itu yang ingin sekali dilakukannya... tetapi pentas selalu menyeretnya balik untuk menjadi pemeran utama.... yang ti...

お誕生日おめでとうございます

  hari ini tanggal 4 mei 2011 ada yang ulang tahun. ckck siapa lagi kalau bukan SHINICI KUDO *CONAN EDOGAWA*

selingkuhan

selingkuhan??? ya bener gue punya selingkuhan dia yang selalu menemani gue sekarang setiap malam *ga selalu si. gue udah jatuh cinta ama dia sejak pertama bertemu muka..  ahh lebai banget deh